Review MacBook Pro Berbasis Intel Masih Worth it atau Perlu Upgrade?

Review MacBook Pro Berbasis Intel  Masih Worth it atau Perlu Upgrade?

Halo readers, MacBook Pro berbasis intel saat ini sering sekali menjadi perbandingan umum dengan kakaknya yang sudah menggunakan chipset Apple Silicon. Review kali ini mimin akan memberikan ulasan jujur untuk salah satu MacBook Pro berbasis intel dengan type A1708.

Sedikit informasi tambahan, diantara jenis MacBook Pro keluaran 2016 keatas, mimin lebih prefer menggunakan MacBook Pro dengan type A1708. Menurut mimin MacBook Pro 13 inch keluaran 2017 ini cukup istimewa karena user masih berkesempatan untuk custom SSD dan function shortcutnya masih menggunakan tombol. Sayangnya terdapat defect factory pada bagian Fkleksibel LCD to T-Con yang menyebabkan LCD Sreen pada MacBook ini sering mengalami masalah.

Jadi, apakah MacBook berbasis intel masih worth it untuk digunakan? Semoga ulasan berikut akan menjawab pertanyaan readers tentang jenis MacBook ini. Let’s start…

 

Performa

Sebenarnya jika dibandingkan dengan chipset Apple silicicon, intel cukup mengalami ketertingalan performa. Namun, jika penggunaannya masih tergolong standar, menurut mimin hal ini tidak menjadi masalah.

By the way mimin sering menggunakan MacBook ini untuk kepentingan editing. Aplikasi yang mimin gunakan di MacBook dengan jenis Processor Intel Core i5 ini adalah Adobe Photoshop dan Adobe Ilustrator CC 2019. Untuk proses editing yang tidak membutuhkan resolusi tinggi, MacBook jenis ini masih cukup worth it . Sayangnya untuk kebutuhan editing professional, seperti membuka aplikasi editing video dan photo sekaligus, MacBook type ini sering kali mengalami lemot hingga fan noise.

Untuk multitasking lainnya, tak jarang MacBook dengan kecepatan 2,3 GHz ini masih mengalami macet saat mimin membuka 20 Tab di aplikasi browser hingga delay saat sedang menjalankan aplikasi zoom. Meskipun begitu, untuk penggunaan pengolahan data dan swap desktop MacBook Pro dengan type A1708 ini masih cukup responsive.

Dari pengalaman mimin yang telah menggunakan MacBook ini selama 11 bulan, mimin beri rating 7/10 untuk kategori performa. Karena, jika digunakan secara standar dengan maintenance yang baik, MacBook Pro type A1708 masih tergolong baik.

 

Tampilan display, desain, dan port

Untuk output display dari Layar Retina MacBook Pro 13 inchi 2017 dengan built Intel Iris Plus Graphics 640 masih tergolong nyaman dimata. Namun, kurang imersif untuk mimin karena tepian dan bezel layarnya masih cukup menggaggu.

Selain itu, menurut mimin looks dari desain MacBook Pro A1708 cukup elegan. Karena, selain memiliki body yang lebih slim, warnanya juga terlihat lebih classy. Meskipun begitu, case pada MacBook type ini rawan penyok readers :’). Jadi alangkah baiknya kalian gunakan case/ cover tambahan ya…

Jika berbicara tentang port, sayangnya MacBook ini kurang bisa diandalkan. Karena, user jadi harus membawa dongle kemana-mana, yah cukup merepotkan juga bagi mimin.

  

Software

Maximum macOS yang bisa dipakai pada MacBook type A1708 ini masih bisa ke latest version hingga Monterey ya readers, jadi masih aman banget nih untuk penggunaan jangka panjang. Anyway berbicara tentang Monterey, sebaiknya klik link ini dulu ya readers sebelum kalian update.

 

Kesimpulan

Jadi, worth it atau gak nya MacBook yang berbasis intel itu tergantung kebutuhan user juga ya readers. Namun, kalau untuk mimin sendiri, MacBook Pro type A1708 masih tergolong worth it dan cukup untuk penggunaan sehari-hari. Seperti, editing photo, video, browsing, dan pengolahan data lain. Tapi ingat, walaupun memiliki durability yang baik, tetap perhatikan maintenance nya juga ya readers. Next mimin akan mengulas untuk tips yang bisa kalian lakukan di rumah, agar MacBook bisa awet. Silakan klik [Disini] untuk lengkapnya. Semoga bermaanfaat and see you…